Selasa, 11 November 2014

SECOND ANNIVERSARY :)



Hai kawan?! Apa kabar? Lama juga gak ngisi blog ini. 10 November 2014. Hari Pahlawan, oke. Tapi, hari ini selain Hari Pahlawan juga ada yang bikin aku gak kalah seneng. ULANG TAHUN ASTONIC DRALEN RELASTON yang ke dua kalinya.

Tahun ketiga Astonic kali ini diawali dengan sahur bersama dan tahajjud bersama. Pukul 03.00 dengan keadaan sudah rapi dan siap untuk pergi ke asrama lain buat bangunin sahur. Ditemani beberapa anak Astonic yang lagi broadcast di depan asrama, teman-temanpun mulai bangkit. Jalan menuju kantin dihiasi dengan lampion-lampion kecil di tepiannya. Masuk kantin, rame. Beberapa dekoran tertempel dengan rapi di sudut-sudut kantin. Sahur bersama tiga angkatan.
Dilanjutkan tahajjud bersama yang dilakukan di masjid. Dipimpin oleh ketua angkatan Astonic yang ke lima, Rasyid Muhammad Amirul Muttaqin, dilanjutkan dengan do'a yang dibacakan oleh ketua angkatan Astonic yang ke tiga, Muhammad Naufal Wiratama Azhari.

Hari kami diawali dengan kebersamaan, count down pun disuarakan oleh Astonic. Diawali dengan pemutaran lagu Astonic dan mengundang lima orang ketua umum Astonic yang bersiap dengan memakai selempang berwarna hitam. Apel dengan menyanyikan lagu angkatan dan yel-yel angkatan. Kangen. :)

Selamat Ulang Tahun ASTONIC DRALEN RELASTON.. Semoga hari ini adalah titik balik kita untuk lebih baik dalam semua hal..
sahur bersama di kantin

 
Berangkat apel

 Apel pagi bersama ketua angkatan :)




Senin, 22 September 2014

Kisahku

"Empaat.. Tigaa.. Dua.. Satuu.. Nol.."
Suara Kakak Tatib MOS kali itu menggelegar. Aku tak kuasa untuk tak lari menuju tempat yang telah disepakati sebelumnya. Kalau tidak, bisa jadi aku mendapatkan hukuman yang berlipat. Banding dan ocehan mereka. Walaupun kakiku tak lagi kuat menopang badan lincahku ini, kupaksakan dengan segenap energi yang bersisa di dalam tubuhku untuk berlari secepat yang aku bisa.

Tepat pada hitungan terakhir, kakiku melangkah pada batas yang telah disepakati sebagai batas keterlambatan datang. Tangan kananku menyeka keringat yang sedari tadi menetes dengan deras membasahi muka dan pipiku. Huufh! Akhirnya. Pikirku.

"Heh, kamu!Mau ke mana? Enak aja kamu pergi ke sana. Kamu telat Dek!"
"Saya, Kak?" Jawabku dengan nada sedikit takut dan gemas.
"Iya, siapa lagi yang ada di situ? Cuma kamu kan?"
Dengan lesu aku kembali mundur dan berbaris dengan teman-teman baruku yang juga terlambat. Aduh, perasaan aku udah nggak telat deh. Kataku dalam hati. Ah, akhirnya aku mengalah pada kakak tatib itu. Baiklaah..

Setelah berurusan dengan kakak tatib, aku dan teman-temanku diperbolehkan untuk memasuki aula tempat acara dilangsungkan. Suasana yang sangat berbeda. Aku disambut dengan wajah yang sumringah dan ceria. Setidaknya tak seperti kakak tatib yang selalu saja mencari kesalahanku dan memarahiku habis-habisan.

"Ya, adik-adik yang baru datang, silakan ambil kursinya dan susun di tempatnya masing-masing yaa..!"
Dengan sabar kakak acara membimbing kami  selama berjalannya acara MOS di aula. Entah itu kami sedang bersemangat ataupun sedang terkantuk-kantuk menahan mata untuk tidak tertutup. Ah,begitulah kita.

*
Hari ketiga MOS, kakak-kakak panitia mengundang alumni untuk mengisi acara MOS di aula.
"Ada yang mau kalian tanyakan tentang angkatan?"
Beberapa orang mengangkat tangannya dan mengajukan pertanyaan.
"Kak, bagaimana caranya Kakak bisa survive di sekolah ini?"Seorang teman perempuanku mengangkat tangannya.
"Pertanyaan kedua?"
"Apa arti angkatan buat Kakak dan gimana caranya menyatukan sebuah angkatan?" Kali ini teman laki-lakiku yang berbaju biru muda bertanya dengan lantang.
"Pertanyaan ketiga?"
"Apa yang paling berat menurut Kakak yang pernah Kakak alami di sekolah ini?" Pertanyaan terakhir dari kami.
"Baik, tiga pertanyaan dulu ya. Coba Kakak jawab dulu. Pertanyaan terbaik, nanti Kakak kasih hadiah."

Setelah alumni tersebut menjawab semua pertanyaan dari kami, akhirnya alumni tersebut memberi tahu kami pertanyaan yang mana yang menurutnya paling baik dan menarik.
"Pertanyaan yang ini nih. Tentang angkatan dan cara menyatukan sebuah angkatan. Siapa tadi yang nanya ya? Yang pake baju biru muda itu bukan? Iya, yang itu." Sambil menunjuk anak laki-laki itu, alumni tersebut mencari-cari siapa yang bertanya.
"Iya, Kak saya Kak." Anak berbaju biru muda itu maju ke depan dan menerima sebuah flashdisk 8 giga dari alumni pengisi acara tadi.

Acara kali itu ditutup dengan menyuarakan yel-yel MOS yang telah diajarkan oleh kakak acara.



Kamis, 11 September 2014

Pilih Kecil atau Besar?

Suatu malam di serambi masjid sebuah madrasah,aku dan seorang temanku sedikit berdiskusi tentang isi sebuah surat dalam Al-qur'an yang terdapat pada juz 30, 'Abasa..

Bermuka masam. Dari apa yang aku tau, aku cerita sama temen aku itu.. Ayat itu turun setelah Rasulullah sedang bersama pembesar kaum Kafir Quraisy namun ada seorang sahabat yang datang. Abdullah Ibnu Ummi Maktum, seorang sahabat yang buta namun sangat bersemangat untuk belajar islam kepada rasulullah SAW. Rasul menanggapi permintaan Abdullah Ibnu Ummi Maktum dengan wajah yang masam. kemudian Allah menegur Rasul dengan menurunkan ayat tersebut.

Hanya diskusi yang sangat singkat antara aku dan temanku saat itu. Diskusi yang hanya mendiskusikan apa yang kita pikikan tentang ayat tersebut.

Kami menggambarkan, bahwa saat itu rasulullah sedang bersama pembesar Kafir Quraisy yang menurut kami mereka adalah orang-orang yang memiliki hati sekeras batu yang susah untuk dilunakkan. Sedangkan, ada seorang sahabat yang sangat ingin mendapat nasehat dari rasulullah. seseorang yang sudah masuk Islam tentunya. berada di sekitar beliau.

Dengan gambaran itu, kami mencoba membayangkan jika hal itu berada pada jaman sekarang. Kami mengumpamakan para pembesar adalah sesuatu yang kita kejar, namun belum tentu kita bisa dapatkan padahal, di sekitar kita sangat banyak sesuatu yang belum kita raih dan kadang sekalipun kita tidak menghiraukan keberadaannya. Hal-hal kecil itulah yang sebenarnya sedang menunggu uluran tangan kita untuk diraih.

"Mengapa kita mengejar sesuatu yang memang besar,namun belum tentu kita meraihnya. padahal di sekitar kita banyak yang menyambut uluran tangan kita?" Bagaimanapun, kita tidak boleh meremehkan hal-hal kecil yang sebenarnya lebih bermanfaat daripada hal-hal yang lebih besar.

Tidak ada salahnya jika kita mendahulukan hal-hal kecil yang lebih bermanfaat kemudian barulah kita berusaha meraih sesuatu yang lebih besar. Kalau bisa dimisalkan, seperti kebutuhan primer dan sekunder. kebutuhan primer yang lebih penting harus didahulukan kemudian,baru memenuhi kebutuhan sekunder.

Wallahu a'lam bishowab

Rabu, 16 Juli 2014

PERINGATAN (?) 2

Ini ceritanya aku lagi cerita.. hehe
Mungkin tentang pandanganku terhadap sebuah peristiwa yang lumrah terjadi di sekitar kita. Sering kok ditemui, bagi orang yang memang menemukan peristiwa itu sih.. hehe --v

Jadi, gini loh ceritanyaa..
Suatu sore yang cerah, ashar lebih tepatnya. Aku sholat ashar berjamaah di sebuah musholla sederhana di sebuah desa terpencil di Ponorogo. Tau kan Ponorogo?? Yang itu deh pokoknya.

Subhanallah, pada saat itu aku menemukan seorang muazin yang azan di musholla tersebut. Setelah iqamah, belum ada satupun jamaah laki-laki datang ke musholla itu. Wal akhir, muazin itulah yang menjadi imam sholat ashar aku dan beberapa makmum perempuan lain yang kali itu ikut berjamaah.

Di tengah-tengah sholat, seorang makmum laki-laki datang dan segera menunaikan sholat di belakang imam, sebagai makmum.

Usai sholat, ngerasa biasa aja sih. Sampai ada seorang makmum yang mencolek lengan aku. Nunjuk ke depan, di bagian shaff laki-laki. Apa yang sedang dilakukan? Adakah yang tahuu? Adakah?
jadi, makmum laki-laki itu sedang melakukan sholat sunnah ba'diyah ashar. Sangat bersemangat, pikirku..
Adakah yang janggal? Ya, benar. Bukankah sholat ba'diyah ashar itu ENGGAK ADAA. Setelah ashar dan subuh adalah waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan sholat..

Dari peristiwa ini, inilah bukti di mana kalimat "beramal harus ada ilmunya, dan ilmu harus diamalkan". Boleh sih bersemangat dalam kebaikan dan ibadah, tapi harus disertai dengan ilmu. Benar bukan??

di sisi lain, waah, ternyata masih banyak orang-orang di sekitar kita perlu dan butuh diluruskan dengan ilmu. Terkadang, aku mikir.. aku sekolah jauh-jauh, tapi ternyata saudara-saudara kita di sekitar kita juga masih banyak yang harus dibenahi. Beberapa orang berpikir, "ah, aku belajar jauuh terus kalo udah pinter balik lagi ke kampung halaman terus majuin kampung halaman ah.." mulia sekali bukan? Orang seperti ini harus dihargai. Berusaha memajukan wilayah asalnya dan mengabdi di sana.. benar?

Intinya sih sebenernya di sekitar kita itu masih banyak orang-orang yang membutuhkan orang-orang berilmu yang mau membagi ilmunya untuk mereka. Jadi, yuk kita jadi orang berilmu yang mengerti keadaan di sekitar kita.. Semoga Allah memberi barokahNya pada kita semua..
Wallahu a'lam bi showab..

Senin, 14 Juli 2014

PERINGATAN(?)

Sebuah percakapan, antara aku dan seorang teman dekatku yang aku kunjungi beberapa waktu yang lalu, membuka kembali lembaran-lembaran dalam hati ini (ecie..). Peringatan halus tanda kepeduliannya terhadap teman-teman seperjuangannya yang telah lama tak bertemu. Kecil sih, cuma ngobrol ringan sambil bercanda.. tapi, bener deh. Waktu itu aku bener-bener dibuat mikir lagi, apa aku bener ya?

Ini nih, sebagian obrolanku..

Waktu itu, di tempat itu.. lagi ada pembangunan gedung. Jadi banyak pak tukang berkeliaran. Namanya juga pak tukang, pasti laki-laki kan? (Yaiyalaah).. Aku inget banget, apa peraturan yang berlaku di tempat itu. Yang umum sih. Em, tapi peraturan itu emang bener dan syar'i kok. Bisa mengajarkan aku banyak hal..
Ah, langsung aja deh.. salah satu peraturan itu adalah pake jaurab dan menutup aurat. Apalagi sama lawan jenis. Eh, tau kan apa itu jaurab? Yap, jaurab itu kaos kaki. Kaki kan termasuk aurat bukan? (Buat perempuan).
Jadi, waktu itu aku mau nyari orang di tempat yang sedikit berair. Sebutlah, deretan kamar mandi. Hehe. Otomatis, aku lepas jaurab kan. Tapi waktu itu gak ada tukang deh, bener.. aku langsung nyari ke tempat yang tadi kan. Eh, ternyata orangnya malah gak ada. Yaudah, aku balik lagi tanpa pake jaurab. Ada tukang ternyataa. Tapi aku biasa aja. Akhirnya..
"Fid, kamu masih pake jaurab gak sih?" (Maksudnya pake di sini, tetep pake walaupun gsk lagi di tempat itu (?))
"masih kok, masih"
"yaudah, itu ada ummal (tukang), kenapa gak kamu pake itu jaurabnyaa?"
ini nih, teguran halus buat semua. Istiqamah menjaga kebaikan itu memang sulit. Tapi, kebenaran dan kebaikan, pasti manis banget hasilnya kalau benar-benar istiqamah jalaninnya.
Terkadang, kebaikan itu dimulai dari peraturan yang berlaku di sebuah tempat atau keadaan. Awalnya memang berat menerima. Tapi, rasakan manisnya manfaat dari peraturan itu sendiri. Banyak banget hikmah yang bisa diambil dari sebuah peristiwa..

Tetap semangat istiqamah dalam kebaikan!! :)

Rabu, 01 Januari 2014

SONIC LINGUISTIC 2014



SONIC LINGUISTIC 2014 adalah Sonic Linguistic ke-7 yg diadakan oleh OS-Cendekia, yaitu OSIS MAN Insan Cendekia Serpong. Lokasinya di BSD sektor XI, dekat dengan exit tol Serpong.

Untuk tahun ini diadakan 2 lomba baru, yaitu Khitobah (lomba pidato bahasa Arab, bidang bahasa), dan Mini Soccer (bidang seni budaya & olahraga).

Lomba lainnya di SONIC LINGUISTIC 2014:

1. Bidang IPTEK:
Science Competition (SMP/sederajat), Quick and Smart (SMP/sederajat), LKIR (12-17 tahun), Technology Wallmagz (SMP dan SMA/sederajat), dan Economy Competition (SMA/sederajat).

2. Bidang Bahasa:
English Debate (SMA/sederajat), Speech Competition (SMP dan SMA/sederajat), News Casting (SMP dan SMA/sederajat), Story Telling (SMP dan SMA/sederajat), Spelling Bee (SMP/sederajat), dan Khitobah (SMP dan SMA/sederajat).

3. Bidang Jurnalistik:
Journalist on the Spot (SMP dan SMA/sederajat), Photo Marathon (SMP dan SMA/sederajat), Essay Writing Competition (12-17 tahun), Short Movie (SMP dan SMA/sederajat), dan Graphic Design Competition (SMP dan SMA/sederajat).

4. Bidang Seni Budaya & Olahraga:
Saman Dance Competition (SMP dan SMA/sederajat), LKBB (SMP dan SMA/sederajat), Band Competition (SMP dan SMA/sederajat), Basketball Competition (SMA/sederajat), Mini Soccer (SMA/sederajat), dan Graffiti Competition (max. 25 tahun).

Info lengkap dan registrasi online via http://www.soniclinguistic.com/ Contact person: 087780909070 atau 087882526007
BBM pin: 26E5708A atau 2950C31A


Senin, 30 Desember 2013

ASTONIC DRALEN RELASTON
Association of Stars Generation of IC. The Dreamer The Leader The Winner. Revolution of Past Generation


Oke, ini angkatanku di IC. Angkatan 18 MAN Insan Cendekia Serpong. Masuk tanggal 7 Juli 2012 serah terima di gedung paling dinantikan 3 tahun kemudian.. GSG..

Mungkin ini telat banget buat ngeposting beginian.. Tapi, gara-gara sesuatu,aku jadi pengen flashback cerita Astonic jaman dulu..

Seminggu dengan PTS Al-BURUJ itu super duper WAW.. belum pernah ngrasain yang kaya begituan sebelumnya. Tapi, beneran.. acara pertama paling sakral! Banyak banget yang bisa didapet.. wuaaaah pokoknyaa..
Abis PTS, angkatan 18 mulai berjalan sendiri. Angkatan yang punya 120 orang anggota, 56 ikhwan dan 64 akhwat ini akhirnya memilih tanggal 10-11-12 sebagai tanggal kelahirannya. Dengan Ramdayanu Muzakki sebagai ketua umumnya, Gilang Al-Ghifari dan Annisa Sri sebagai ketua ikhwan dan akhwat.
Astonic Dralen Relaston. Nama yang akhirnya dipilih oleh para anggotanya.

Tahun pertama Astonic
Astonic seasrama sama kakaknya Magnivic Alencearin. Ngapa-ngapain bareng di asrama. Dari mereka, Astonic banyak belajar gimana harusnya jadi anak IC. Eh, di IC juga masih ada kakaknya Astonic, namanya Foranza Sillnova yang waktu Astonic masuk, kakak Foranza ada di kelas XII. Kakak yang juga mimpin PTS Al-Buruuj.
Kakak-kakaknya Astonic itu baik-baik.. mau ngajarin Astonic gimana sebenernya hidup berasrama. intinya mereka semua itu "K E R E N"

Di tahun pertama Astonic, Astonic sadar, ternyata Astonic itu sangat heterogen. Ada yang dari pesantren, MTs, SMPIT, SMPN.. pokoknya pemikiran kita itu macem-macem. Tapi Astonic selalu berusaha dengan perbedaannya itu. Berusaha buat jadi yang lebih baik. Berusaha. Dan Berusaha.

Masuk project pertama Astonic di tahun pertamanya. BINGO! Acara Astonic buat Foranza. Acara tahunan dari kelas X buat kelas XII. Panitia acaranya dipegang semua kelas X. Semuanya, tanpa terkecuali. Dengan usaha dan pengorbanan, akhirnya project ini berhasil dan sukses. Dekornya keren, konsumnya puas, MMnya oke, acara wah.. semuanya sukses. Walaupun juga pasti ada yang harus dibenahi, tapi kita puas dengan semuanya.
Project kedua, I Fun. Acara tahunan IC juga. I Fun  itu acara waktu bulan Ramadhan. Astonic bisa menjalankan project dengan baik.

Tahun pertama Astonic di IC, penuh suka duka. Astonic kehilangan 3 orang sahabat. Baiklah, itu jadi pelajaran buat Astonic. Tapi, Astonic tetep Astonic. Mungkin banyak yang memandang sebelah mata, Tapi inilah Astonic. Astonic dengan kelebihan dan kekurangannya. Astonic yang selalu berusaha menjadi lebih baik. Astonic yang bangga sama Astonic!!

Memasuki tahun kedua Astonic di IC. 9 sampai 10 November 2013. Astonic berkumpul kembali di belakang GSG dengan gaya satu tahunnya. Berkumpul bersama dengan kelas lamanya. Salahuddin Ifthorex, Raxivenn, Visaga San Antonio, Cavernous, dan Unpentium Betelgeuse. Semua jadi satu dengan api unggun Astonic. 

Di tahun kedua Astonic, Astonic menjadi pusat pemerintaha IC. Yap, OS-Cendekia Astonic yang pegang. Berbagai program kerja dan acara sudah terlaksana. Berbagai kritik dan saran pun Astonic terima. Baiklah, Astonic belajar dari itu semua. Hmm, sekali lagi ini Astonic.. Astonic yang selalu berusaha jadi lebih baik!

Hei Astonic!!!.. nujahidu fii sabiilillah..!!
yes we are ASTONIC..!! ck ck
yes we are ASTONIC..!! ck ck
yes we are ASTONIC..!! ck ck

Lea lea lea lea ASTONIC!! Woy!!
Lea lea lea lea ASTONIC!! Woy!!
We are the D! Dreamer!
We are the L! Leader!
We are the W! Winner winner winner winner..

ASTONIC.. dream lead win...! dream lead win...! dream lead win...! Allahu Akbar!!

(astonic's yel)


Selembut embun pagi
Sehangat sinar mentari
Dirimu di sisiku 
menemaniku

Teringat suka duka

disaat kita bersama
arungi masa-masa
yang tak terlupa

Astonic.. Relaston.. the dreamer, the leader, the winner


Merangkai cita merajut impian

menggapai bintang-bintang di angkasa

Meski kita tak sama

meski kita berbeda
namun kita mencoba tuk bersatu
takkan terpisahkan

Bersama kita bisa

bersatu kita kan maju
hadapi semua rintangan
yang menghadangmu

Astonic.. Relaston.. the dreamer the leader the winner..